Thursday, April 13, 2017

MENAHAN RINDU

Sejenak Ku Termenung,
Awan Pun Mulai Murung,
Tiada Siulan-siulan Burung-burung,
Menemani Hariku Menemani Sepiku,
Tersiksa Angkara Menanggung Rindu.

Oh Angin Kau Kirimkan Kalimah Kasihku,
Agar Dapat Ku Dengari Kalamnya Berbunyi,
Biarpun Sekadar Cuma Memujuk Hati,
Akan Ku Terus Berdiri Hadapi Semua Ini.

Biarlah Ku Bersendirian,
Terkurung Dalam Kenangan Silamku,
Biarlah Aku Menahan Rindu.

Oh Angin Kau Kirimkan Kalimah Kasihku,
Agar Dapat Ku Dengari Kalamnya Berbunyi,
Biarpun Sekadar Cuma Memujuk Hati,
Akan Ku Terus Berdiri Hadapi Semua Ini,
Oh Hati Kau Sedarilah Kenyataan Ini,
Agar Dapat Ku Gagahi Dan Terus Berdiri.

Biarlah Ku Bersendirian,
Terkurung Dalam Kenangan Silamku,
Biarlah Aku Menahan Rindu,
Menahan Rindu.

#WANY HASRITA

ANDAINYA TAKDIR

Biarlah tiada pesan dan janji Biar tiada kau di sisi, aku mengerti Seterdaya semampu ku, ku coba menunggu
Biarlah lompang hati ku ini Mengharap pulang kau yang pergi Kembalilah kepada ku tika punah mimpi-mimpimu Kembalilah di saat perlu, episod-episod duka biar berlalu Biarlah waktu ini kau bebas berlari Jika tersasar hilang arahmu Pulang ke pangkal ku menunggu Kembalilah kepada ku tika punah mimpi-mimpimu Kembalilah di saat perlu, episod-episod duka biar berlalu Biar sementara ini tiada terisi kekosongan hati diri ku Air tenang mengalir tuju muara andainya memang takdir berakhir, ku redha Kembalilah kepada ku tika punah mimpi-mimpimu Kembalilah di saat perlu, episod-episod duka Kembalilah kepada ku tika punah mimpi-mimpimu Kembalilah di saat perlu, episod-episod duka Oh biar berlalu

Wednesday, April 12, 2017

Naskah hati

Kuterkepung dalam rimba rasa
terkurung dalam dakapan sepi
lara terlarut ombak air mata
tak mampu kuterjemah
kelu bicara ini
sesak memenuhi kalbuku
perit kutelan jua butir-butir rindu
yang melebur di kaki sendu
bayu yang berlalu dan beburung yang berterbangan
jua tidak mampu
untuk menyampaikan pesanan
naskah hati ini
yang sarat.....
mencari kekuatan
dari sirna kasihmu


Thursday, February 23, 2017

Memori tercipta di Sk Selabak

Biarpun tidak sampai tiga tahun rezeki dan jodohku di Sk Selabak namun memori dan ukhwah yang tercipta cukup menjadi kenangan yang terindah sebagai lukisan yang mewarnai kanvas hidupku... Hijrah yang pada mulanya menjadikan aku kosong, seterusnya meminta untuk aku meukiskan carta hidup yang baru, di sana terdetik dan tersirat suatu semangat dan kekuatan yang aku sendiri tidak sangka akan aku peroleh suntikan itu.
Terima kasih kepada warga Sk Selabak yang pernah menjadi sebahagian dari diari hidupku ini.